Prestasi Mahasiswa PPKn UNESA di Ajang BRINATHON 2026
Surabaya – Tiga mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) FISIPOL Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim yang diketuai oleh Reyhan Anggoro Septiansyah bersama anggota Ismatul Hawa dan Riski Intan Apriani berhasil masuk dalam Top Ten Finalis BRINATHON Kluster Sosial & Humaniora Tingkat Nasional PT Se-Indonesia.
Dengan bimbingan dosen Rinda Usmi, S.Pd., M.Pd., tim ini akan berkompetisi lebih lanjut di Jawa Barat dan DKI Jakarta pada 21–24 September 2026 dalam ajang bergengsi Indonesia Research and Innovation Fair 2026 yang diselenggarakan oleh BRIN Indonesia.
Dalam kompetisi ini, tim PPKn UNESA mengusung Idea Concept Paper berjudul: “De-stigmatisasi Yatim: Menelisik Agensi Anak Yatim Pesisir Pantura untuk Keep Surviving dalam Ekonomi Keluarga, Pendidikan, dan Bencana Rob Kabupaten Demak.”
Karya tersebut menyoroti isu sosial yang kerap terpinggirkan, yakni bagaimana anak yatim di wilayah pesisir Pantura mampu bertahan dan berdaya dalam menghadapi tantangan ekonomi keluarga, pendidikan, serta bencana rob yang melanda daerah mereka.
Prestasi ini tidak hanya menginspirasi mahasiswa lain, tetapi juga memperkuat reputasi Prodi PPKn UNESA sebagai pusat pengembangan akademik yang peduli pada isu-isu sosial dan kemanusiaan. Panitia BRINATHON menilai karya tim UNESA memiliki relevansi tinggi dengan tantangan masyarakat kontemporer, sekaligus menawarkan perspektif baru dalam kajian sosial-humaniora.
Dengan pencapaian ini, Reyhan dan tim diharapkan mampu membawa nama UNESA semakin dikenal dalam kancah penelitian dan inovasi nasional, serta menjadi teladan bagi mahasiswa lain untuk terus berkontribusi melalui riset yang berdampak nyata bagi masyarakat.