Bertanggung jawab dengan pilihan, bersyukur dengan pencapaian
Halo Semuanya…
Perkenalkan, saya Nur Hidayati
Septi Rofiko, S.Pd. mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Alhamdulillah pada
Wisuda Periode 116 Universitas Negeri Surabaya, saya mendapatkan anugerah sebagai
Wisudawan Terbaik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Empat tahun perjalanan kuliah ini
seperti mozaik pengalaman yang berwarna. Ada potongan suka, duka, tawa dan air
mata yang bersatu menjadi cerita indah penuh makna. Perjalanan tersebut diawali
dengan kesempatan berharga, alhamdulillah saya diterima di Prodi PPKn melalui
jalur SNMPTN (kalau saat ini namanya SNBP) dan mendapatkan Beasiswa KIP-Kuliah.
Saya memilih prodi PPKn karena saya tertarik dengan dunia pendidikan, isu
pemerintahan, sosial dan hukum yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Tahun pertama, saya memulai kuliah di
tengah suasana Covid-19. Sebagai mahasiswa baru, tentu saya harus beradaptasi
cepat dengan sistem perkuliahan yang berbeda. Selain menjalani perkuliahan,
saya berusaha memperluas pengalaman dengan bergabung di beberapa organisasi.
Saya memilih bergabung di Ikatan Mahasiswa Jombang (IMJ) Unesa sebagai Anggota
Departemen Kependidikan, serta Civic Study Club (CSC) sebagai Anggota
Divisi Publikasi Kreatif. Saya memilih aktif di organisasi karena ingin
menambah relasi, mengasah soft skill, dan mengembangkan diri di luar ruang
kelas.
Tahun kedua, perkuliahan tetap
berjalan seperti biasanya dengan mengerjakan tugas-tugas yang semakin
menantang. Namun di sisi lain, saya semakin aktif dalam organisasi. Saya
mendapat amanah sebagai Sekretaris Umum IMJ Unesa dan Wakil Ketua
Divisi Publikasi Kreatif di CSC Unesa. Hal tersebut dapat melatih saya
dalam manajemen waktu, komunikasi, serta kepemimpinan. Selain itu, saya juga
bersyukur bisa bergabung di Pengurus Laboratorium Prodi PPKn Unesa. Di
sana saya belajar banyak hal, mulai dari skill editing, kepanitiaan event
prodi, hingga wawasan terkait penelitian. Karena saya juga aktif di dunia
catur, alhamdulillah saya diberi amanah menjadi Bendahara II di Percasi
Kabupaten Jombang. Dari amanah-amanah tersebut, saya belajar bahwa
kepemimpinan bukan soal posisi, tapi tentang melayani dan bekerja sama.
Tahun ketiga, menjadi fase yang
penuh pengalaman berharga. Saya turut berkontribusi dalam KANIRA (Kader Anti
Intoleransi dan Radikalisme Unesa) dengan mengikuti Camp Literasi
Digital kerja sama dengan Kemenko-PMK RI dan Forum Rektor Indonesia. Lalu
melanjutkan peran sebagai Fasilitator Literasi Digital di Desa Rintisan
Pancasila. Menjelang Pemilu tahun 2024, saya mencoba mendaftar sebagai Pengawas
Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di daerah tempat tinggal saya, dan
alhamdulillah lolos. Pengalaman tersebut menginspirasi saya dalam menyusun
skripsi dengan topik pemilu dengan fokus seputar partisipasi PTPS perempuan. Di
tahun yang sama, saya juga berhasil lolos sebagai peserta Kampus Mengajar
Angkatan 7.
Tahun keempat, menjadi tahun penentu
dengan fokus utama pada Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) sekaligus
mulai mengerjakan skripsi. Setelah skripsi selesai, saya melanjutkan
melengkapi berkas yudisium hingga pendaftaran wisuda. Di sela-sela itu, saya
juga menekuni minat lama saya dalam bidang wirausaha dengan mengikuti Sertifikasi
BNSP Digital Retail Marketing. Alhamdulillah, saya berhasil meraih
sertifikat tersebut. Akhirnya, perjalanan 4 tahun kuliah ini ditutup dengan
mendapatkan anugerah menjadi Wisudawan Terbaik FISIPOL UNESA.
Saya percaya, setiap pencapaian tidak pernah lahir dari kemampuan diri sendiri semata. Semua ini terwujud berkat doa orang tua, bimbingan dosen, serta dukungan sahabat dan orang-orang di sekitar. Dari perjalanan ini, saya belajar bahwa kuliah bukan hanya tentang angka dan nilai, melainkan tentang proses untuk tumbuh dan memberi arti. Keluar dari zona nyaman dan berani mengambil langkah kecil dengan sungguh-sungguh akan menuntun kita pada pencapaian indah.
reported by Amalia Diva