Mahasiswa PPKn UNESA Raih Juara Nasional pada Festival Legislasi IPB University 2026
Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diraih dalam ajang Festival Legislasi 2026 yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB University.
Pada gelaran tahun ini, mahasiswa Prodi PPKn UNESA, Reyhan Anggoro Septiansyah (NIM 25040254134), berhasil meraih Juara 1 pada ajang Legislab (Legislative Laboratory) melalui karya esai populer berjudul “Belajar Etika dari Tribun: Kreasi Seni ‘Bonek’ sebagai Antitesis Provokasi Massa dalam Legislasi Ruang Publik.” Karya tersebut dinilai mampu menghadirkan perspektif kritis mengenai budaya suporter, etika ruang publik, dan dinamika legislasi dalam kehidupan demokrasi masyarakat Indonesia.
Selain itu, mahasiswa PPKn UNESA lainnya, Vito Dafanda Febriansah (NIM 23040254133), juga berhasil meraih Juara 2 pada cabang Essai Populer Tingkat Nasional melalui karya berjudul “KREANOVA: Model Integratif Berbasis AI dan Partisipasi Publik dalam Mengakhiri Kriminalisasi Ekspresi Mahasiswa di Indonesia.” Esai tersebut dinilai inovatif karena mengangkat isu demokrasi digital, kebebasan berekspresi, dan penguatan partisipasi publik di era kecerdasan buatan.
Festival Legislasi IPB merupakan agenda nasional tahunan yang dirancang sebagai ruang edukasi politik dan hukum bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan literasi demokrasi, penguatan nalar kritis, serta pengujian gagasan mahasiswa terhadap dinamika ketatanegaraan dan kebijakan publik nasional.
Salah satu kompetisi utama dalam festival tersebut adalah Legislab, yakni lomba esai populer yang menantang peserta untuk menganalisis isu politik dan legislasi secara kritis sekaligus menawarkan solusi yang aplikatif dan berdampak nyata bagi masyarakat. Dalam proses penilaiannya, peserta tidak hanya dinilai dari kualitas tulisan, tetapi juga melalui presentasi dan uji publik di hadapan dewan juri yang terdiri atas akademisi, pakar hukum, dan praktisi legislatif.
Keberhasilan Reyhan Anggoro Septiansyah dan Vito Dafanda Febriansah menjadi bukti bahwa mahasiswa PPKn UNESA mampu bersaing secara nasional dalam bidang akademik dan kepenulisan ilmiah populer. Prestasi ganda ini sekaligus memperkuat posisi mahasiswa PPKn UNESA sebagai generasi akademik yang aktif, kritis, dan produktif dalam forum ilmiah nasional.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari sivitas akademika FISIPOL UNESA. Prestasi mahasiswa dinilai sebagai hasil dari kerja keras, dedikasi, serta budaya akademik yang terus dikembangkan di lingkungan Program Studi PPKn. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani menunjukkan potensi terbaik serta aktif berkontribusi melalui karya ilmiah yang inovatif dan solutif bagi masyarakat.